Bersiap hadapi perang dunia III, AS ternyata sedang persiapkan perang tanpa menggunakan GPS

Pesawat bomber dengan tingkat akurasi tinggi, drone bersenjata yang dibimbing oleh satelit, dan kamera mata-mata yang mengintip di atas langit. Semua itu adalah sebagian kecil dari mesin militer terunggul milik Amerika Serikat.


Mutakhir, karena seluruhnya dipandu oleh sistem pemosisi global (GPS) yang seakan-akan berperan sebagai panca indera mesin-mesin tersebut. Tapi jangan salah. Apa yang dianggap sebagai suatu keunggulan justru dianggap berpotensi memiliki efek bumerang yang membawa kehancuran.

Anggaplah musuh -- seperti Korea Utara misalnya -- menghancurkan atau setidaknya mengganggu 70 persen mesin perang terkomputerisasi dan terpandu GPS atau satelit milik AS.

Alhasil, bak makhluk hidup yang panca inderanya terganggu, serangan itu tentu akan berdampak sangat buruk bagi militer Negeri Paman Sam dalam mengantisipasi gelombang serangan lanjutan.

Dan seorang Kolonel Angkatan Bersenjata Amerika Serikat menyadari hal tersebut.

"Justru jauh lebih murah dan mudah bagi musuh untuk mengganggu atau merusak satelit militer AS, ketimbang mengembangkan platform satelit orbit mereka sendiri," kata Kolonel Richard Zellmann, komandan 1st Space Brigade, di bawah naungan US Space Army Space and Missile Defense Command (USSMDC).

Untuk Angkatan Darat AS saja, hampir 70 persen sistem tempur utamanya bergantung pada sinyal satelit luar angkasa.

"Struktur proyeksi kekuatan kita (AS) sangat mengandalkan sistem GPS dan komunikasi satelit. Dan kita sangat mematikan karena memiliki sistem tersebut," tambah Zellmann seperti dikutip News.com.au, Rabu (20/12/2017).

"Namun, ketika kita (AS) kehilangan sistem tersebut, maka kita akan berperang seakan seperti pada masa zaman pra-industri, di mana membutuhkan kekuatan manusia tiga kali lipat lebih banyak guna mengalahkan lawan."

Ditambah lagi atas fakta bahwa Rusia dan China sama-sama mengembangkan satelit yang mampu melakukan manuver melalui angkasa luar, yang berpotensi membuat mereka menghancurkan objek lain yang mengorbit, termasuk milik AS.

Fakta itu, menurut Zellmann, semakin memicu Amerika Serikat untuk mengembangkan strategi peperangan tanpa mengandalkan teknologi satelit atau yang sejenisnya.

0 Response to "Bersiap hadapi perang dunia III, AS ternyata sedang persiapkan perang tanpa menggunakan GPS"

Posting Komentar